Selasa, 10 November 2009

Allah Mengabulkan Doa Setiap Orang

Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Penyayang, telah berfirman dalam Al-Qur’an bahwa Dia dekat dengan manusia dan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Adapun salah satu ayat yang membicarakan masalah tersebut adalah:

“Dan apabila hamba-hamba- Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al-Baqarah: 186).

Sebagaimana dinyatakan dalam ayat di atas, Allah itu dekat kepada setiap orang. Dia Maha Mengetahui keinginan, perasaan, pikiran, kata-kata yang diucapkan, bisikan, bahkan apa saja yang tersembunyi dalam hati setiap orang. Dengan demikian, Allah Mendengar dan Mengetahui setiap orang yang berpaling kepada-Nya dan berdoa kepada-Nya. Inilah karunia Allah kepada manusia dan sebagai wujud dari kasih-sayang- Nya, rahmat-Nya, dan kekuasaan-Nya yang tiada batas.

Allah memiliki kekuasaan dan pengetahuan yang tiada batas. Dialah Pemilik segala sesuatu di seluruh alam semesta. Setiap makhluk, setiap benda, dari orang-orang yang tampaknya paling kuat hingga orang-orang yang sangat kaya, dari binatang-binatang yang sangat besar hingga yang sangat kecil yang mendiami bumi, semuanya milik Allah dan semuanya berada dalam kehendak-Nya dan pegaturan-Nya yang mutlak.

Seseorang yang beriman terhadap kebenaran ini dapat berdoa kepada Allah mengenai apa saja dan dapat berharap bahwa Allah akan mengabulkan doa-doanya. Misalnya, seseorang yang mengidap penyakit yang tidak dapat disembuhkan tentu saja akan berusaha untuk melakukan berbagai macam pengobatan. Namun ketika mengetahui bahwa hanya Allah yang dapat memberikan kesehatan, lalu ia pun berdoa kepada-Nya memohon kesembuhan. Demikian pula, orang yang mengalami ketakutan atau kecemasan dapat berdoa kepada Allah agar terbebas dari ketakutan dan kecemasan. Seseorang yang menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan dapat berpaling kepada Allah untuk menghilangkan kesulitannya. Seseorang dapat berdoa kepada Allah untuk memohon berbagai hal yang tidak terhitung banyaknya seperti untuk memohon bimbingan kepada jalan yang benar, untuk dimasukkan ke dalam surga bersama-sama orang-orang beriman lainnya, agar lebih meyakini surga, neraka, Kekuasaan Allah, untuk kesehatan, dan sebagainya. Inilah yang telah ditekankan Rasulullah saw dalam sabdanya:

“Maukah aku beritahukan kepadamu suatu senjata yang dapat melindungimu dari kejahatan musuh dan agar rezekimu bertambah?” Mereka berkata, “Tentu saja wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Serulah Tuhanmu siang dan malam, karena ‘doa’ itu merupakan senjata bagi orang yang beriman.”

Namun demikian, terdapat rahasia lain di balik apa yang diungkapkan dalam Al-Qur’an yang perlu kita bicarakan dalam masalah ini. Sebagaimana Allah telah menyatakan dalam ayat:

“Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu tergesa-gesa. “ (QS Al-Isra’:11) .

Tidak setiap doa yang dipanjatkan oleh manusia itu bermanfaat. Misalnya seseorang memohon kepada Allah agar diberi harta dan kekayaan yang banyak untuk anak-anaknya kelak. Akan tetapi Allah tidak melihat kebaikan di dalam doanya itu. Yakni, kekayaan yang banyak itu justru dapat memalingkan anak-anak tersebut dari Allah. Dalam hal ini, Allah mendengar doa orang tersebut, menerimanya sebagai amal ibadah, dan mengabulkannya dengan cara yang sebaik-baiknya. Sebagai contoh lainnya, seseorang berdoa agar tidak terlambat dalam memenuhi perjanjian. Namun tampaknya lebih baik baginya jika ia sampai di tujuan setelah waktu yang ditentukan, karena ia dapat bertemu dengan seseorang yang memberikan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kehidupan yang abadi. Allah mengetahui masalah ini, dan Dia mengabulkan doa bukan berdasarkan apa yang dipikirkan orang itu, tetapi dengan cara yang terbaik. Yakni, Allah mendengar doa orang itu, tetapi jika Dia melihat tidak ada kebaikan dalam doanya itu, Dia memberikan apa yang terbaik bagi orang itu. Tentu saja hal ini merupakan rahasia yang sangat penting.

Ketika doa tidak dikabulkan, orang-orang tidak menyadari tentang rahasia ini, mereka mengira bahwa Allah tidak mendengar doa mereka. Sesungguhnya hal ini merupakan keyakinan orang-orang bodoh yang sesat, karena “Allah itu lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri.” (QS Qaf: 16). Dia Maha Mengetahui perkataan apa saja yang diucapkan, apa saja yang dipikirkan, dan peristiwa apa saja yang dialami seseorang. Bahkan ketika seseorang tertidur, Allah mengetahui apa yang ia alami dalam mimpinya. Allah adalah Yang menciptakan segala sesuatu. Oleh karena itu, kapan saja seseorang berdoa kepada Allah, ia harus menyadari bahwa Allah akan menerima doanya pada saat yang paling tepat dan akan memberikan apa yang terbaik baginya.

Doa, di samping sebagai bentuk amal ibadah, juga merupakan karunia Allah yang sangat berharga bagi manusia, karena melalui doa, Allah akan memberikan kepada manusia sesuatu yang Dia pandang baik dan bermanfaat bagi dirinya. Allah menyatakan pentingnya doa dalam sebuah ayat:

“Katakanlah: ‘Tuhanku tidak mengindahkan kamu, andaikan tidak karena doamu. Tetapi kamu sungguh telah mendustakan- Nya, karena itu kelak azab pasti akan menimpamu’.” (QS Al-Furqan: 77)

**

Allah Mengabulkan Doa Orang-orang yang Menderita dan Berada dalam Kesulitan

Doa adalah saat-saat ketika kedekatan seseorang dengan Allah dapat dirasakan. Sebagai hamba Allah, seseorang sangat memerlukan Dia. Hal ini karena ketika seseorang berdoa, ia akan menyadari betapa lemahnya dan betapa hinanya dirinya di hadapan Allah, dan ia menyadari bahwa tak seorang pun yang dapat menolongnya kecuali Allah. Keikhlasan dan kesungguhan seseorang dalam berdoa tergantung pada sejauh mana ia merasa memerlukan. Misalnya, setiap orang berdoa kepada Allah untuk memohon keselamatan di dunia. Namun, orang yang merasa putus asa di tengah-tengah medan perang akan berdoa lebih sungguh-sungguh dan dengan berendah diri di hadapan Allah. Demikian pula, ketika terjadi badai yang menerpa sebuah kapal atau pesawat terbang sehingga terancam bahaya, orang-orang akan memohon kepada Allah dengan berendah diri. Mereka akan ikhlas dan berserah diri dalam berdoa. Allah menceritakan keadaan ini dalam sebuah ayat:

“Katakanlah: Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dengan suara yang lembut: ‘Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur’.” (QS Al-An’am: 63).

Di dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan manusia agar berdoa dengan merendahkan diri:

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-A’raf: 55).

Dalam ayat lainnya, Allah menyatakan bahwa Dia mengabulkan doa orang-orang yang teraniaya dan orang-orang yang berada dalam kesusahan:

“Atau siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi? Apakah ada tuhan lain selain Allah? Sedikit sekali kamu yang memperhatikannya. “ (QS An-Naml: 62).

Tentu saja orang tidak harus berada dalam keadaan bahaya ketika berdoa kepada Allah. Contoh-contoh ini diberikan agar orang-orang dapat memahami maknanya sehingga mereka berdoa dengan ikhlas dan merenungkan saat kematian, ketika seseorang tidak lagi merasa lalai sehingga mereka berpaling kepada Allah dengan keikhlasan yang dalam. Dalam pada itu, orang-orang yang beriman, yang dengan sepenuh hati berbakti kepada Allah, selalu menyadari kelemahan mereka dan kekurangan mereka, mereka selalu berpaling kepada Allah dengan ikhlas, sekalipun mereka tidak berada dalam keadaan bahaya. Ini merupakan ciri penting yang membedakan mereka dengan orang-orang kafir dan orang-orang yang imannya lemah.

**

Tidak Ada Pembatasan Apa pun dalam Berdoa

Seseorang dapat memohon apa saja kepada Allah asalkan halal. Hal ini karena sebagaimana telah disebutkan terdahulu, Allah adalah satu-satunya penguasa dan pemilik seluruh alam semesta; dan jika Dia menghendaki, Dia dapat memberikan kepada manusia apa saja yang Dia inginkan. Setiap orang yang berpaling kepada Allah dan berdoa kepada-Nya, haruslah meyakini bahwa Allah berkuasa melakukan apa saja dan bersungguh-sungguhl ah dalam berdoa sebagaimana disabdakan oleh Nabi saw. Ia perlu mengetahui bahwa mudah saja bagi-Nya untuk memenuhi keinginan apa saja, dan Dia akan memberikan apa yang diminta oleh seseorang jika di dalamnya terdapat kebaikan bagi orang itu dalam doa tersebut. Doa-doa para nabi dan orang-orang beriman yang disebutkan dalam Al-Qur’an merupakan contoh bagi orang-orang beriman tentang hal-hal yang dapat mereka mohon kepada Allah. Misalnya, Nabi Zakaria a.s. berdoa kepada Allah agar diberi keturunan yang diridhai, dan Allah pun mengabulkan doanya, meskipun istrinya mandul:

“Yaitu ketika ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut. Ia berkata: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi-Mu seorang putra. Yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia ya Tuhanku, seorang yang diridhai’.” (Q.s. Maryam: 3-6).

Maka Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria dan memberikan kepadanya berita gembira tentang Nabi Yahya a.s.. Setelah menerima berita gembira tentang seorang anak laki-laki, Nabi Zakaria merasa heran karena istrinya mandul. Jawaban Allah kepada Nabi Zakaria menjelaskan tentang sebuah rahasia yang hendaknya selalu dicamkan dalam hati orang-orang yang beriman:

“Zakaria berkata, ‘Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal istriku adalah seorang yang mandul dan aku sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua.’ Tuhan berfirman, ‘Demikianlah. ‘ Tuhan berfirman, ‘Hal itu mudah bagi-Ku, dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu belum ada sama sekali’.” (QS Maryam: 8-9)

Ada beberapa Nabi lainnya yang disebutkan dalam Al-Qur’an yang doa-doa mereka dikabulkan. Misalnya, Nabi Nuh a.s. memohon kepada Allah untuk menimpakan azab kepada kaumnya yang tersesat meskipun ia telah berusaha sekuat tenaga untuk membimbing mereka kepada jalan yang lurus. Sebagai jawaban dari doanya, Allah menimpakan azab besar kepada mereka yang tercatat dalam sejarah.

Nabi Ayub a.s. menyeru Tuhannya ketika ia sakit, ia berkata, “… Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS Al-Anbiya’: 83). Sebagai jawaban terhadap doa Nabi Ayub, Allah berfirman sebagai berikut:

“Maka Kami pun mengabulkan doanya itu, lalu Kami hilangkan penyakit yang menimpanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah”. (QS Al-Anbiya’: 84).

Allah mengabulkan Nabi Sulaiman a.s. yang berdoa, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS Shad: 35). Maka Allah mengaruniakan kekuasaan yang besar dan kekayaan yang banyak kepadanya.

Oleh karena itu, orang-orang yang berdoa hendaknya mencamkan dalam hati ayat ini, “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, ‘Jadilah.’ Maka terjadilah ia. (QS Yasin: 82) Sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini, segala sesuatu itu mudah bagi Allah dan Dia Mendengar dan Mengetahui setiap doa.

**

Allah Memberi Karunia di Dunia ini bagi Orang-orang yang Menginginkannya, Tetapi di Akhirat Mereka akan Menderita Kerugian

Orang-orang yang tidak memiliki ketakwaan kepada Allah dalam hatinya, dan imannya sangat lemah terhadap kehidupan akhirat, hanyalah menginginkan keduniaan. Mereka meminta kekayaan, harta benda, dan kedudukan hanyalah untuk kehidupan di dunia ini. Allah memberi tahu kita bahwa orang-orang yang hanya menginginkan keduniaan tidak akan memperoleh pahala di akhirat. Tetapi bagi orang-orang yang beriman, mereka berdoa memohon dunia dan akhirat karena mereka percaya bahwa kehidupan di akhirat sama pastinya dan sama dekatnya dengan kehidupan dunia ini. Tentang masalah ini, Allah menyatakan sebagai berikut:

“Di antara manusia ada orang yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia,’ dan tidak ada baginya bagian di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.’ Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian dari apa yang mereka usahakan, dan Allah sangat cepat perhitungan- Nya.” (QS Al-Baqarah: 200-202).

Orang-orang yang beriman juga berdoa memohon kesehatan, kekayaan, ilmu, dan kebahagiaan. Akan tetapi, semua doa mereka adalah untuk mencari keridhaan Allah dan untuk memperoleh kebaikan bagi agamanya. Mereka memohon kekayaan misalnya, adalah untuk digunakan di jalan Allah. Berkenaan dengan masalah ini, Allah memberikan contoh tentang Nabi Sulaiman di dalam Al-Qur’an. Jauh dari keinginan untuk memperoleh dunia, doa Nabi Sulaiman untuk meminta kekayaan adalah demi tujuan mulia untuk digunakan di jalan Allah, untuk menyeru manusia kepada agama Allah, dan agar dirinya sibuk berdzikir kepada Allah. Kata-kata Nabi Sulaiman sebagaimana yang diceritakan dalam Al-Qur’an menunjukkan niatnya yang ikhlas:

“Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik karena ingat kepada Tuhanku.” (QS Shad: 32).

Maka Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman a.s. tersebut dengan mengaruniakan kepadanya kekayaan yang sangat banyak di dunia dan ia akan memperoleh pahala di akhirat. Dalam pada itu, Allah juga mengabulkan keinginan orang-orang yang hanya menghendaki kehidupan dunia, namun azab yang pedih menunggu mereka di akhirat. Keuntungan yang telah mereka peroleh di dunia ini tidak akan mereka peroleh lagi di akhirat kelak.

Kenyataan yang sangat penting ini diceritakan dalam Al-Qur’an sebagai berikut:

“Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat, akan Kami tambah keuntungan itu baginya, dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia, Kami akan memberikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia, dan tidak ada baginya bagian sedikit pun di akhirat. (QS Asy-Syura: 20).

“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang, maka Kami segerakan baginya di dunia apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam, ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (QS Al-Isra’: 18).

***

© Harun Yahya Internasional 2004

Kamis, 29 Oktober 2009

Games Ukhwah

thanks before for u assessment wak Nur...
sms mu pd 16 maret 09 pukul 21:25 wib. aq abadikan di bloggku yach...

3hal ttg Ridho :
1. Ramah
2. Baik hati
3. Peduli

(masak sich....) ^_^

2hal harus diubah :
1. Berat badan
2. Status JoMblo

Panggilan bwt ridho :
--> wak wak

Kata u gbarin Ridho :
--> the real smart bro in islam.

Jadikan Ridho sbg :
--> hamim

ditulis di kantor jl. H. adam malik no.153 B medan lt.4

# sewaktu lg break nich #

Sabtu, 23 Mei 2009

SMS masuk ke HPq......^_^ penuh dgn makna

fr mr. DL : "Jika dakawah adalah ukhuwah, lekatnya ikatan hati berjalan dalam nilai2 persaudaraan. Bersaudara adalah dengan muslimin sedunia. Lapang dada merupakan syaratnya, dan Allah yg mengetahui menghimpun hati-hati dalam taat kepada-Nya. Melebur satu dalam dakwah ke jalan Allah, saling berjanji untuk menolong syari'at-Nya.

fr mr. DL : " Menangislah wahai diri, agar senyumanmu banyak di kemudian hari. Karena engkau blm tau nasibmu dihisab kanan atau kirimu. Ingatlah sungai2 yg mengalir itu banjiran air mata Nabi Adam yg menangis bertaubat yang menjadikan kesuburan & kesejahteraan di bumi. Menangislah seperti Uma yg selalu memukul dirinya dgn berkata 'kalau semua msk ke dalam syurga kecuali 1 orng, aku takut akulah orng itu...'


fr mrs. MY : "Apapun keadaanmu sekarang jgn pernah menyesal, nikmati dan syukurilah, kelak di fase berikutnya pasti ada saat kau ingin balik mundur ke fase ini, dan sayangnya kau tidak dapat kembali ke momen terbaik itu....
So, enjoy your live, let's smile for the world... :)

fr mrs. MY : "Kehidupan ada pada dunia, Keabadian ada pd surga, ketentraman terletak pd Nirwana, bila sholat berbuah pahala, maka ibadah adalah doa, senyum shabat adalah tahta, maka persahabatan adalah harta yg paling berharga"

fr mrs. MY :
Sahabat....
Tiada ungkapan perpisahan dlm persahabtan
walaupun maut menjadi noktahnya...
Krn seorang sahabat itu terlalu istimewa
dlm doa saudaranya yang lain..
biarpun tanpa bayangannya.... ---> 15-05-09

fr mrs. RK :
"Doa seorang muslim pada saudaranya yg dilakukan
tanpa sepengetahuan orang yg didoakannya adalah
doa yg akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat
yg menjadi wakilnya, setiap kali dia berdoa untuk
saudaranya dengan sebuah kebaikan. Maka malaikat tsb
berkata Amin & engkaupun mendapatkan apa yg
dia dapatkan" (HR. Muslim) ---> 14-05-09

fr mrs. MY :
" Jika cinta adalah matematika,
maka yg mencintai QT akan mengalikan kbahagiaan
sampai tak terhingga, membagi kesedihan hingga
tak berarti, menambah keyakinan hingga utuh,
mengurang keraguan hingga habis...."
(so sweet....^_^) -----> 25-04-09




medan, 24 mei 2009
di kantor ptsi ------> 20.45 wib


Rumah Idaman tuk Kumpul Keluarga

Pada awal tahun 2008 yang lalu aq melihat-lihat rumah bersama dengan adik aq di seputaran kota medan ini. Membaca-baca brosur rumah yg ditawarkan di mall2 juga mengamati berbagai macam spanduk yg dipasang di muka umum, mana kira2 yg cocok n' disesuaikan juga dengan kantong yang bisa kami ambil.

Akhirnya kami mengambil perumahan Boegenfil yg letaknya di daerah Sei Mencirim. Alasan yg mendasar kami mengambil di daerah tersebut karena bisa booking fee sekitar 5 jtan, n' DP nya ternyata bisa dicicil juga lhoo.... (asyik)
Biarin aja kata orang2 klo d situ ntuh tempat Jin buang anak krn letaknya msh di perkampungan gt n' lumayan jauh dikitlah dr kota medan...^_^

And Juga persyaratannya yg kudu kita pernuhi tdk terlalu susah. Nah, satu lagi membuat kami mengambilnya krn sang pengembang (Developersnye) bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri sehingga ketika mengambil KPR melalui Bank tersebut tdk ada bunganya seperti yg digunakan oleh Bank-bank konvensional. Melainkan angsurannya tetap seperti Akad pertama kali dgn pihak Banknya hingga akhir pembayaran.

Namun tanpa terasa setelah sekian lama aq balik ke kota Medan tercinta ini tempat aq dilahirkan, rumah yg msh dlm KPR tersebut sudah mau rampung n' sdh skitar 90 % selesainya. Hanya tinggal Finishing sedikit lagi n' pasang kusen kamar mandi yg belum.... Mudah2an di tahun 2009 ini sdh bisa ditempati, Amiin.

Biar tinggalnya tidak numpang sana-sini n' kost sana-sini lagi..

Aq bersyukur padamu ya Allah atas segala rezeki yg engkau karuniakan dan engkau titipkan kepada Hambamu yg lemah ini ya Allah...!!


Medan, Sabtu-23 Mei 2009
Pukul : 17.43 WIB
(nulisnya di kntor ne euyy....)

Minggu, 05 April 2009

rEleksS....lg

hanya sebuah tulisan :

part 1 :
Kamu itu ABCD deChhh...
Asyik
BaiK
Cakep
Dinamis

kamU jg EFGHI.....
Enjoy
Funky
Gaul
HumoRis
ImoEt




tp Cayank cm JKL......
JusT
KiddiNg
Lhoooo00.....!!!

hahahahehehehehe...^_^



part 2 :
TerinGat masa laluku


waktu Aq ktmu kaMu
di sudut jaLan



KaU tersipu malU



wjaH mu berseRi penuH
dgn k'poLosan



kaU uLurkan taNgan
& berkAta......?????






sEdekaHnya bAng........!!!




medan, 05/04/09
pukul : 18.16 wib.

Senin, 30 Maret 2009

RiLeks

rileks 1 :
td sy keTemu dGn "aLadiN"
terus di ksih 3 perminTaan :


sy minTa 'tv'
diksh " home theateRe "


sy miNta 'm0biL'
diksh " JaGuar "


eh...pas mNta 'SUPIR'
diksh " no. HP situuuu..... "
Jd gMn, mo msuk kerjanya kpN....????

di tunggu yach....!!

rileks 2 :
naSi RameS dr Jogya--
yg Dpet sms cakep
jg--


BuaH seMangkA d'makan
uLet--
yg bCa sms mAnis
bAgett--


aDa sNoppy
di dkat KinGkoNg--
i'm SoRRy
terpakSa Bo0nG--

hahahhahaa.....!!

rileks 3 :
Syarat mo bobo :
1.Baca UUD'45 biar dilindungi
ama Negara.
2.Baca Doa biar dilindungi Allah swt
dr Syaithon yg terkutuk.
3.mInum BygoN biar dilinDungi
dr NyamUk" NakAL.

tiDur jd Nyaman dech...
(silakan Mencobaaaa......)

rileks 4 :
wafer berkata pd CoklaT :
"Qt ini palinG Mnis kan..!"

CokLaT menjawab :
"km Pkr QT yg pling maniS..?"
liat dUnk yg bc tulisan ini,
lbh Manis..!!

liat...liat...diA tersNyum....^_^
dUhh...manisnYa!!!!!


any way, dh dulu ya cerita2nyee..
qt lanjtkan di lain kesempatan.


ttd.
Banda Aceh 30-03-09
12.25 wib.



Games Ukhwah...

Assalamu'alaikum.

ini ada sedikit permainan [games] dipersilakan utk mencobanya, ato boleh jg kamu gunakan utk menilai sy ato kamu kirim ke temen kamu jika kamu ingin mengetahui gmn penilaian dr temen kamu ttg dirimu :

3 hal tentang saya :
1.
2.
3.

2 hal yg harus dirubah :
1.
2.

Panggilan buat saya :
-->

Kata utk menggambarkan sy :
-->

Jadikan saya sebagai :
-->

Jazakallahu khoir.....selamat mencoba

________
B. Aceh 30-03-09
in the office 11.43 wib.